Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Berinvestasi Saham di Pasar Modal? Ketahui Plus Minus dan keuntungannya.

https://www.syukrawi.com/  Pada zaman sekarang ini tak bisa diungkiri banyak orang kini tertarik berinvestasi saham, tentu ketertarikan itu ada sebab yang membuat saham menjadi daya tarik tersendiri dibanding produk lainnya di Pasar Modal. Namun, setiap produk pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, tak terkecuali dengan saham. Saham seperti halnya produk investasi lainnya menyimpan plus dan minus.



Hal-hal Positif (plus) Terkait Saham
1. Imbal Hasil Tinggi.
       Bisnis saham menjanjikan imbal hasil yang tinggi dibandingkan produk pasar modal lainnya, seperti Reksadana dan obligasi. Apalagi jika dibandingkan dengan produk investasi tabungan dan deposito yang keuntungannya jauh lebih kecil dari saham. Imbal hasil saham dapat mencapai puluhan bahkan ratusan persen sedangkan bunga deposito rata-rata tak kunjung beranjak di angka 6% per tahun.
2. Transaksi Mudah dan Cepat
       Bertransaksi saham di Pasar Modal sangat mudah dan tidak merepotkan asalkan kita terkoneksi dengan internet dan ketika pasar buka. Kita dapat bertransaksi dimanapun dengan cepat tanpa harus antri dan berpanas-panasan ke luar rumah.
3. Banyak Waktu Luang.
       Karena bertransaksi saham dapat dilakukan dengan mudah dan cepat, maka secara otomatis waktu kita tak banyak tersedot karena bertransaksi saham dan kita bisa melakukan aktivitas lainnya.
4. Bermanfaat Bagi Kepentingan Publik.
      Dengan berinvestasi saham secara tidak langsung kita telah membantu kepentingan publik. Lewat dana yang kita gunakan untuk membeli saham sebuah perusahaan, maka akan membantu perusahaan itu melakukan ekspansi yang akhirnya akan menggerakkan roda perekonomian dan menciptakan lapangan kerja.

Hal-hal Negatif (minus) Terkait Saham
1. Resiko tinggi
      Meskipun saham menjanjikan imbal hasil yang besar, namun besarnya keuntungan berbanding lurus dengan resiko yg terjadi jika kita tidak pandai dalam berbisnis saham. Maka sebagai investor kita perlu mempelajari sedikit tentang analisa saham agar terhindar dari resiko akibat capital loss dari saham yang kita beli.
2. Resiko Likuidasi
      Selain resiko capital loss juga ada resiko perusahaan bangkrut. Jika perusahaan yg kita investasikan mengalami kebangkrutan maka jangan berharap ada deviden yang akan kita terima.
3. Bergantung dengan Teknologi.
      Berinvestasi saham dilakukan lewat sistem terkomputerisasi dan sangat bergantung dengan internet, maka akan merepotkan jika kita berada di area yang tak terjangkau internet dan fasilitas teknologi yang tidak memadai.
Itu dia plus dan minus terkait dengan saham, lalu apa sih keuntungan berbisnis saham di Pasar Modal?

Beberapa Keuntungan Berbisnis Saham:
     Seperti yang kita ketahui bahwa berbisnis saham menjanjikan keuntungan paling tinggi tabungan, deposito, obligasi, atau Reksadana. Keuntungannya bisa mencapai 20%, 25%, 30%, bahkan sampai 100% lebih.
Diantara keuntungan berbisnis saham bisa kita dapatkan dari:
1. Capital gain.
      Capital gain adalah keuntungan dari selisih harga jual dan harga beli suatu saham. Misalnya kita membeli sebuah saham perusahaan ABCD diharga 100, lalu menjualnya di harga 120, maka kita sudah untung sebanyak 20. Capital gain inilah yang banyak diburu oleh para trader yang mengerti di dunia saham. Namun capital gain bisa berubah menjadi bencana atau capital loss, jika harga saham tersebut ternyata anjlok, sementara kita sudah mengeluarkan banyak uang untuk membelinya.
2. Deviden
      Deviden adalah laba perusahaan yang dibagikan ke investor atau pemegang saham suatu perusahaan. Pembagian deviden ini diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Jika RUPS memutuskan pembagian deviden, maka investor berhak mendapatkan deviden tersebut.
      Itu keuntungan berinvestasi saham, semoga bermanfaat. Happy cuan...

Baca Juga: Mengenal Investasi Saham Syariah Serta Tahapan Berinvestasi
                   5 Langkah Menjadi Investor Saham Syariah





SUBCRIBE VIA EMAIL