Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Rihlah Asik Bersama ESMuda

Rihlah

     Kesempatan kali ini, saya mau menceritakan keseruan perjalanan saya bersama ESMuda. ESMuda merupakan singkatan dari  Ekonomi Syariah Muda, ini merupakan nama yang telah kami sepakati satu kelas pada saat masuk perguruan tinggi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau sebagai nama kelompok sekaligus nama kelas kami. 
     Pada tanggal 20 Oktober 2019, tepatnya pada hari Minggu. Saya bersama teman satu kelas mengadakan Rihlah ke air terjun lipat kain, yang berada di daerah Lipat Kain, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Sebelum hari yang telah ditentukan untuk perjalanan, tentu kami telah merpersiapkan rencana dan persiapan yang cukup matang untuk perjalanan kami, mulai dari transfortasi, biaya-biaya bahkan struktur acara yang akan kami laksanakan di tempat tersebut.  Kebetulan pada saat itu saya diangkat sebagai  kosma atau ketua kelas sekaligus ketua yang memimpin perjalanan Rihlah kami.
     Pada hari yang telah  dinantikanpun tiba, bertepatan pada hari minggu tersebut saya segera bersiap-siap dan bergegas menuju tempat yang telah kami sepakati bersama sebagai titik kumpul sebelum keberangkatan kami. Jadwal yang telah kami buat itu seperti ini
Jadwal Rihlah
       Karena senang dan tak sabarnya saya, pada pukul 07.00 am. Saya telah berada di lokasi. Hehehe… Tapiii, apalah daya, saya harus menunggu teman-teman yang mungkin memiliki banyak urusan sehingga agak telat datangnya, dan saya juga harus menjemput teman yang memang tidak bisa ke tempat berkumpul karena kendala tranfortasi. Selain itu, saya juga mempersiapkan segala kebutuhan yang kami perlukan di perjalanan nanti.
      Akhirnya semua telah berkumpul dan persiapan juga sudah selesai, kami mulai perjalanan pada pukul 08.30 am. Menggunakan 1 mobil dan 5 motor di awal, karena teman kami yang lain juga ada yang menunggu di perjalanan nanti. Dalam perjalanan pertama, Alhamdulillah berjalan dengan lancar sampai kami berhenti di SPBU terdekat untuk mengisi bensin, setelah itu kami melanjutkan perjalanan seperti biasa. Tapi, dalam perjalanan berikutnya Astagfirullahal Adzhim, salah satu teman cewek kami yang membawa motor mengalami kecelakaan di perjalanan, sehingga kami harus berhenti sejenak dan mengurus semua akibat dari kecelakaan tersebut. Sehingga pada akhirnya karena kecelakaan tersebut akibat kesalahan kami yang terlalu buru-buru maka kami harus mengganti rugi atas kerusakan dan biaya berobat korban yang kami tabrak sekitar Rp 300.000,-
      Setelah kejadian itu, kami tetap bersyukur karena teman kami yang tabrakan tidak mengalami luka yang serius dan kerusakan yang tidak terlalu parah. Lalu kami melanjutkan perjalana, namun sebelum itu kami berdo’a terlebih dahulu agar diselamatkan dalam perjalanan pergi dan pulang sampai ke tujuan.
      Perjalanpun kami lanjutkan dengan santai dengan perubahan bahwa yang bawa motor adalah kami yang yang laki-laki dan yang perempuan cukup naik mobil atau boncengan di motor. Perjalanan kami lalui dengan santai dan nyaman sehingga kami sampai di daerah Lipat kain pada waktu zhuhur, lalu  kami berhenti sejenak untuk melaksanakan sholat zhuhur sekaligus istirahat.
Setelah istirahat beberapa menit, pada pukul 01.30 kami melanjutkan perjalana yang sedikit lagi sampai. Namun, sebelum sampai ketempat tujuan kami harus mengantar teman kami yang kecelakaan tadi ke tempat saudaranya yang kebetulan bertempat tinggal disana untuk istirahat karena dia merasa tidak sanggup untuk melanjutkan perjalanan.
    Akhirnya kami sampai di tempat tujuan, tapii yaa bukan lokasi yang kami maksud, kami baru sampai di tempat pemberhentian terakhir. Untuk mencapai lokasi, saya dan teman-teman harus menempuh jarak sekitar  1 KM berjalan kami. Wow  jarak yang cukup fantastis bukan?, ;P namun, jarak yang kelihatan jauh dengan jalan kaki itu kami lalui dengan santai dan nyaman, karena memang dalam perjalanan kami saling bercerita, bergurau bahkan tertawa tak jelas untuk menghilangkan stress dan capek dalam perjalanan ataupun tugas-tugas kampus yang semakin hari semakin numpuk. Hehehe.. namun, di tengah perjalanan saya meminta teman-teman untuk berkumpul sejenak untuk berdo’a dan menjaga setiap ucapan dan tingkah laku kita selama berada di skitar air terjun, karena memang ini bukan tempat yang kami kenal, dan juga demi keselamatan kami bersama. 
     Setelah lama berjalan, akhirnya kami sampai di salah satu air terjun yang saya kira merupakan tempat tujuan kami, ternyata bukan, disana terdapat lima tingkatan air terjun yang berbeda.  Tujuan kami adalah air terjun yang ke tiga, berarti kami harus berjalan lagi sambil menikmati indahnya air terjun pertama dan kedua.
     Akhirnya kami sampai di tempat tujuan, yaitu air terjun yang ketiga. Wow,,, disana cukup indah dengan air terjun yang cukup besar dari sebelumnya dan tempat yang cukup luas buat kami bermain dan bersantai.  Setelah sampai sekitar pukul 02.30 pm kami mulai istirahat sejenak dan meletakkan barang-barang bawaan kami di tempat yang aman dari air agar tidak basah. Sembari istirahat saya juga mulai membuka nasi yang sudah kami siapkan diawal tadi,  lalu kami makan bersama. 
Setelah makan, tanpa aba-aba ataupun  perintah, kami langsung ceburrrr dan mandi disana ;v lalu didikuti oleh teman-teman cewek yang juga ikut mandi  disana, dan tak lupa juga untuk berfoto-foto, beginilah keseruan kami




     Setelah cukup lama berendam dan merasa kadinginan saya menghidupkan api diatas sebuah atab besi (seng) yang kami temukan disana, api yang saya hidupkan berguna untuk mengatasi kedinginan dan membakar jagung yang sudah kami siapkan sebelumnya. Keseruannya itu seperti ini 

Bakar jagung

Bakar jagung

Bakar jagung

     Setelah cukup lama bermain dengan air, dan haripun semakin larut, akhirnya kami pulang pada pukul 04.30 pm dari lokasi air terjun. Dalam perjalanan pulang cukup banyak yang kami ceritakan dan tidak lupa juga kami berhenti di masjid-mesjid terdekat untuk melaksanakan sholat ashar dan sholat maghrib.
    Setelah beberapa jam perjalanan, kami merasa capek dan memutuskan untuk istirahat sejenak pada pukul 08.30 pm di tepi jalan yang berdekatan dengan minimarket. Kami berbelanja sejenak, bercerita dan tertawa bersama-sama. Setelah beberapa menit istirahat kamipun melanjutkan perjalanan. Namun, apalah daya mobil yang satu-satunya tranfortasi kami mengalami sedikit masalah sehingga tidak dapat menyala. Lalu untung ada warga sekitar yang mau menolong kami tuk memperbaiki mobil tersebut walaupun menghabiskan cukup banyak waktu agar mobil bisa menyala kembali. Setelah mobil dapat menyala kami melanjutkan perjalanan pulang pada pukul 11.30 pm dengan sangat hati-hati karena jalan yang kami lalui cukup terkenal rawan dengan kejahatan pada malam hari. 
     Alhamdulillah kami sampai di salah satu kos teman kami dengan selamat pada pukul 01.00 am. Anehnya setelah sampai bukannya mereka yang perempuan  merasa trouma, takut ataupun lelah setelah perjalanan yang cukup panjang dan segala jenis permasalahan yang datang di perjalanan, mereka malah mengajak  kami yang laki-laki untuk makan diluar… hahaha..  lucu bukan 
‘tapi saya rasa itulah istimewanya perempuan, walaupun mereka tak sekuat laki-laki dari fisik tapi mereka kuat dari dalam (rohani) dengan cara mereka sendiri .  jadi teringat emak dikampung deh,,  hehehe…
       Setelah itu kami makan bersama sekitar pukul 02.00 am dimana Cuma sedikit orang yang masih terbangun, jalanan sepi dan ditemani oleh bulan yang cukup terang pada saat itu.
     Singkat cerita setelah makan, tertawa dan menghabiskan waktu kami bersama seharian  yang penuh dengan keceriaan, kesenangan, kesedihan, kelelahan bahkan kegelisahan kami lalui bersama. Dan pada akhirnya kami mulai berpisah ketempat masing-masing untuk istirahat pada pukul 03.00 am.
    Saya rasa ini merupakan pengalaman yang sangat berharga selama saya jauh dari keluarga kandung  dan menemui keluarga kecil tempat saya berbagi segala hal dalam diri saya. You’r my best friend ESMuda.

Posting Komentar untuk "Rihlah Asik Bersama ESMuda"

SUBCRIBE VIA EMAIL