Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

AKUNTANSI BANK SYARIAH : Akuntansi Pembiayaan Musyarakah pada Perbankan Syariah

Akuntansi Pembiayaan Musyarakah


    Musyarakah adalah kerja sama suatu usaha antar dua pihak dimana pihak pertama (bank) menyediakan sebagian modal dan sebagian lagi disediakan oleh pihak kedua (nasabah). Menurut fatwa DSN, Fatwa DSN-MUI No. 08/DSN-MUI/IV/2000, Pembiayaan mudharabah adalah pembiayaan berdasarkan akad kerjasama antara dua pihak atau lebih untuk usaha tertentu, dimana masing-masing pihak memberikan kontribusi dana dengan ketentuan bahwa keuntungan, resiko akan ditanggung bersama sesuai kesepakatan.

Akuntansi Pembiayaan Musyarakah:

1. Pada saat akad disepakati:
  a. Pos lawan komitmen adm pemby xxx
Kewajiban komitmen adm pemby xxx
  b. Kas / rekening nasabah xxx
Pendapatan administrasi xxx
2. Pada saat penyerahaan uang pembiayaan/ penyerahan investasi musyarakah:
  a. Pembiayaan Musyarakah xxx
Kas/ Rekening Nasabah xxx
  b. Kewajiban komitmen adm pemby xxx
Pos lawan komitmen adm pemby xxx

3. Penerimaan Bagi Hasil:
a. Tepat Waktu
Kas/ Rekening nasabah xxx
Pendapatan Bagi Hasil Pemby Musyarakah xxx
b. Tidak Tepat Waktu
Tanggal jatuh tempo:
   Piutang pend bagi hasil musyakah xxx
Pend bagi hasil musyarakah- akrual xxx
Ketika nasabah membayar pend bagi hasil:
   Kas/ rek Nasabah xxx
Piutang pend bagi hasil musyarakah xxx
   Pend bagi hasil musyarakah-akrual xxx
Pend bagi hasil musyarakah xxx

4. Saat akad berakhir/ pembayaran pokok oleh nasabah:
a. Tepat Waktu
Kas/ rekening nasabah xxx
Pembiayaan Musyarakah xxx
b. Tidak tepat waktu
Saat jatuh tempo tapi belum dibayar:
   Piutang Pembiayaan musyarakah jatuh tempo xxx
  Pembiayaan musyarakah xxx
Saat pembayaran:
    Kas/ rekening nasabah xxx
Piutang Pembiayaan musyarakah jatuh tempo xxx

Contoh Soal:

   Tanggal 2 februari 2018, bu Fitri menandatangani akad pembiayaan usaha pengilingan padi (membeli padi, menggiling, selanjutnya menjual beras), dengan bank syariah Berkah dengan skema pembiayaan musyarakah, sebagai berikut:
  1. Nilai proyek : Rp.  80.000.000,-
  2. Kontribusi bank : Rp. 60.000.000,- (pembayaran tahap pertama sebesar Rp. 35.000.000,- dilakukan tanggal 12 Februari 2018, pembayaran tahap 2 Rp. 25.000.000,- dilakukan tanggal 2 maret 2018.
  3. Kontribusi ibu Fitri : Rp. 20.000.000,-
  4. Nisbah bagi hasil : 75% (ibu Fitri), 25% (bank)
  5. Jangka waktu : 6 bulan
  6. Biaya administrasi : Rp. 600.000,-
  7. Objek bagi hasil : laba bruto (selisih harga beras dikurangi harga  pembelian padi).
  8. Pembayaran porsi bank : setiap 3 bulan (2x masa panen) pada tanggal 2 mei  dan 2 agustus 2018.
  9. Pelunasan pokok hutang : dilunasi pada saat akad berakhir pada tanggal 2 Agustus 2018

Buatlah jurnal dan perhitungan bagi hasil untuk transaksi pembiayaan diatas, jika diketahui laba bruto panen 1 adalah Rp. 14.000.000,- dan laba bruto panen 2 adalah Rp. 16.000.000?

Jawab:
2 Feb 2018 :Pos lawan komitmen adm pembiayaan 60.000.000,-
Kewajiban komitmen adm pembiayaan 60.000.000,-
Kas/ rek ibu Fitri 600.000,-
Pendapatan Administrasi 600.000,-
12  Feb 2018 :Pembiayaan Musyarakah 35.000.000,-
Kas/ rek ibu Fitri 35.000.000,-
Kewajiban komitmen adm pembiayaan 35.000.000,-
Pos lawan komitmen adm pembiayaan 35.000.000,-
2 mar 2018 :Investasi Musyarakah 25.000.000,-
Kas/ rek ibu Fitri 25.000.000,-
Kewajiban komitmen adm pembiayaan 25.000.000,-
Pos lawan komitmen adm pembiayaan 25.000.000,-

Perhitungan bagi hasil:
Laba bruto panen 1 = 14.000.000,-  porsi bank 25%X14.000.000 = Rp. 3.500.000,-
Laba bruto panen 2 = 16.000.000,- porsi bank 25% x 16.000.000 = Rp. 4.000.000,-

2 mei 2018 :
Kas/ Rek Ibu Fitri 3.500.000,-
Pendapatan bagi hasil Musyarakah 3.500.000,-
2 agst 2018 :
kas/ rek ibu Fitri 4.000.000,-
Pendapatan bagi hasil musyarakah 4.000.000,-
Pembiayaan musyarakah berakrir:
2 Agts 2018 :
kas/ rek ibu Fitri 60.000.000,-
Pembiayaan musyarakah 60.000.000,-

Jika sudah mengerti dapat kerjakan latihan dibawah:

Latihan 12:
     Analisa pembiayaan musyarakah pak ahmad tanggal 15 januari 2018  dengan bank syariah indah adalah sebagai berikut:
  1. Nilai usaha : Rp. 150.000.000,-
  2. Kontribusi bank : 75 % dari nilai usaha 
  3. Nisbah bagi hasil : 40% (bank)
  4. Jangka waktu : 12 bulan
  5. Biaya administrasi : 1 % dari total nilai usaha
  6. Objek bagi hasil : laba bruto
  7. Pembayaran porsi bank : setiap 3 bulan, yaitu 15 april 2018, 15 Juli 2018, 15 okt 2018 dan 15 jan 2019.   
  8. Pelunasan pokok hutang : dilunasi dengan 2 termin pembayaran yaitu pada tgl 15 oktober 2018 dan 15 januari 2019

   Buatlah jurnal dan perhitungan bagi hasil untuk transaksi pembiayaan diatas, jika diketahui laba bruto  1 adalah Rp. 15.000.000,-, laba bruto  2 adalah Rp. 18.000.000, laba bruto 3 adalah Rp. 20.000.000,-, dan laba bruto 4 adalah 18.500.000,- (pembayaran dilakukan secara auto debet rekening Tabungan mudharabah nasabah) ?

Latihan 13.
    Nasabah bank syariah “BERKAH” an. Azzam, mengajukan permohonan pembiayaan musyarakah dengan modal awal yang dibutuhkan adalah sebesar Rp. 450.000.000,-, nasabah 30% dan bank 70% investasi dana (Tanggal 8 Februari 2019). Disepakati nisabah bagi hasil 30 untuk nasabah dan 70 untuk bank. Biaya administrasi sebesar 0.15 % dari total modal awal. Pengembaliaan dana oleh nasabah dilakukan pembayaran dengan 4 kali tahapan pembayaran selama jangka waktu 2 tahun (setiap tanggal 10 Agustus 2019, 10 Februari 2020, 10 Agustus 2020, 10 Februari 2021 ). Proyeksi keuntungan dari usaha tersebut adalah sebanyak 4 kali disetiap tanggal  yaitu:

Keuntungan tahap I (15 Agustus2019)    : Rp. 45.000.000,-
Keuntungan tahap II (15 Februari 2020) : Rp. 55.000.000,-
Keuntungan tahap III (15 Agustus 2020) : Rp. 40.000.000,-
Keuntungan tahap IV (15 Februari 2021) : Rp. 60.000.000,-

Buatlah Perhitungan dan jurnal untuk transaksi diatas, jika diproyeksi keuntungan tahap ketiga nasabah membayarkan keuntungannya ditanggal 25 (pembayaran dilakukan dengan auto debet rekening giro mudharabah nasabah?

Latihan 14:
      Berikut skema Analisa pembiayaan musyarakah atas nama ELDI, tanggal 12 Februari 2017 dengan bank syariah Amanah adalah sebagai berikut:
1. Nilai usaha : Rp. 500.000.000,-
2. Kontribusi bank : 70 % dari nilai usaha 
3. Nisbah bagi hasil :  60% (bank)
4. Jangka waktu         :  3 Tahun
5. Biaya administrasi :  0,25 % dari total kontribusi bank
6. Objek bagi hasil :  laba bruto
7. Pembayaran bagi hasil porsi bank :  setiap 6 bulan, yaitu 12 Agustus  2017, 12 Februari 2018, 12 Agustus 2018, 12 Februari 2019, 12 Agustus 2019, 12 Februari 2020 dan 12 Agustus 2020.   
8. Pelunasan pokok hutang :  dilunasi dengan 3 termin pembayaran yaitu pada tgl  15 Februari 201, 15 Februari 2019 dan 15 Februari 2020
           Buatlah jurnal dan perhitungan bagi hasil untuk transaksi pembiayaan diatas, jika diketahui laba bruto  1 adalah Rp. 50.000.000,-, laba bruto  2 adalah Rp. 58.000.000, laba bruto 3 adalah Rp. 65.000.000,-, laba bruto 5 Rp. 48.000.000,- dan laba bruto 6 adalah 58.500.000,- (Pembayaran dilakukan tepat waktu dengan auto debet rekening giro wadiah nasabah)?



Posting Komentar untuk "AKUNTANSI BANK SYARIAH : Akuntansi Pembiayaan Musyarakah pada Perbankan Syariah"

SUBCRIBE VIA EMAIL