Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Laporan Kuliah Kerja Nyata (KKN-DR PLUS); Maksud, Tujuan serta Contohnya.

Kuliah Kerja Nyata

Hallo teman-teman, dalam tulisan kali ini saya akan memceritakan pengalaman saya sebagai seorang mahasiswa di Universitas Islam Negeri Sulthan Syarif Kasim Riau yang melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN/Kukerta) di masa pandemi covid-19. 

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN/Kukerta) merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Universitas Islam Negeri Sulthan Syarif Kasim Riau. KKN ini dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyrakat (LPPM) yaitu Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LPPM UIN Suska Riau. Sebagai imbas dari penyebaran virus Corona (Covid-19), proses pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata mengalami perubahan yang signifikan pada tahun 2020.

Berdasarkan Surat Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor B- 713/DJ.I/Dt.I.III/TL.00/04/2020 tentang Tindak Lanjut Edaran Dirjen Pendis Nomor 697/03/2020 di Bidang Litabdimas (Penelitian dan Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat), disebutkan bahwa KKN (Kuliah Kerja Nyata) dalam negeri hingga akhir masa Semester Genap tahun akademik 2019/2020 diselenggarakan dalam semangat kampus merdeka yang  diselaraskan dengan Program Studi masing-masing yang semuanya dapat dikonversikan dengan bobot SKS (Satuan Kredit Semester) pada semester berjalan. Secara teknis, pelaksanaan KKN dimaksud dapat diselenggarakan dengan pola sebagai berikut: Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah (KKN-DR) dan Kuliah Kerja Nyata Kerja Sosial (KKN-KS). 

Sejalan dengan surat di atas, LPPM UIN Sultan Syarif Kasim Riau menetapkan bahwa model KKN yang dilaksanakan pada tahun 2020 ini adalah KKN-DR. KKN-DR dapat diwujudkan dengan cara melakukan penguatan atas kesadaran dan kepedulian terhadap wabah atau pasca wabah Covid-19, relasi agama dan kesehatan (sains), moderasi beragama, pendidikan,   dan dakwah keagamaan Islam, serta kegiatan berbasis keilmuan program studi dengan memanfaatkan berbagai media sosial.

Pilihan pelaksanaan KKN-DR pada masa covid dan  n e w n o r m a l ini merupakan sebuah inisiatif positif bagi mahasiswa agar menyelesaikan studi tapat waktu. Dengan mempertimbangkan berbagai alternatif dan solusi yang dapat ditawarkan agar semua proses belajar mengajar dan kegiatan-kegiatan pendukungnya dapat terus berjalan, maka KKN Dari Rumah menjadi solusi. Kendati demikian, kegiatan-kegiatan yang selaras dengan rumpun program studi serta kegiatan sosial lainnya di tengah-tenagh masyarakat tetap diakomodir (boleh dilakukan) dalam rangka KKN dengan tetap memperhatikan standar dan protokol kesehatan di masa pandemi covid/ n e w n o r m a l yang berlaku. Oleh karenanya, KKN kali ini disebut sebagai KKN Mandiri Dari Rumah (KKN-DR) plus. 

Kebijakan KKN Dari Rumah ini tentunya menuntut para pihak untuk mengubah atau mengkreasi beberapa program kegiatan yang sudah terjadwal.  Sejatinya, Kuliah Kerja Nyata bagi mahasiswa akan diselenggarakan di 65 kecamatan di 11 kabupaten dan kota Provinsi Riau. Namun, untuk mengantisipasi ketidakpastian kondisi pada waktu pelaksanaan KKN maka KKN-DR menjadi pilihan. Agar Kuliah Kerja Nyata dimaksud dapat terlaksana secara efektif dan tepat sasaran serta memiliki bobot nilai yang dapat dikonversikan dalam bobot SKS (Satuan Kredit Semester) pada semester yang berjalan, maka perlu adanya panduan teknis sebagai sebuah pedoman pelaksanaan KKN-DR Plus. 

Dasar Hukum bagi pelaksanaan KKN-DR Plus adalah

  1. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan, dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi;  
  2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional;  
  3. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi;  
  4. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;  
  5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi;  
  6. Peraturan Menteri Agama Nomor 55 Tahun 2014 tentang Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat pada Perguruan Tinggi Keagamaan;  
  7. Surat Edaran Nomor 697/03/2020 tentang Perubahan Surat Edaran Dirjen Pendidikan Islam Nomor 657/03/2020 tentang Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Perguruan Tinggi Keagaamaan Islam; 
  8. Surat Direktur Pendidikan Tinggi Islam Nomor B713/DJ.I/Dt.I.III/TL.00/04/2020 tentang Tindak Lanjut Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 697/03/2020 di Bidang Litapdimas (Penelitian, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian kepada Masyarakat). 
  9.  SK Rektor UIN Suska Riau.

Maksud dan Tujuan 

Pedoman ini dimaksudkan sebagai panduan teknis bagi sivitas akademika UIN Sulthan Syarif Kasim Riau dalam menyelenggarakan program Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah Plus bagi Mahasiswa tahun 2020.
Adapun tujuannya adalah sebagai berikut:

  1. Untuk memberikan arah dan panduan teknis pelaksanaan KKN mahasiswa; 
  2. Sebagai acuan bagi peserta KKN melaksanakan KKN-Mandiri dari Rumah; 
  3. Panduan bagi dosen pembimbing dalam melaksanakan tugas bimbingan KKN;   
  4. Untuk memastikan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata bagi Mahasiswa tetap berjalan pada masa new normal sehingga tidak menghambat penyelesaian studi mahasiswa. 
Nama dan Bentuk Kegiatan (Program) 

Nama kegiatan yang diatur dalam pedoman ini adalah Kuliah Kerja Nyata Mandiri Dari Rumah Plus (KKN-DR Plus). Disebut KKN-DR Plus karena kegiatan-kegiatan KKN dilakukan oleh mahasiswa baik dari rumah secara daring maupun dari lingkungan tempat tinggal secara luring. Kegiatan tersebut dapat dilakukan secara kelompok maupun individu.

Adapun bidang-bidang kegiatan dan program yang dapat dilakukan dalam KKN-DR Plus ini meliputi: 

  1. Kepedulian Covid-19 atau recovery pasca wabah ( new normal ) 
  2. Relasi Agama dan Kesehatan  
  3. Moderasi Beragama  
  4. Pendidikan dan Dakwah Keagamaan  
  5. Kegiatan sosial lainnya terutama yang terkait dengan keilmuan prodi mahasiswa 

Setiap peserta KKN, wajib melaksanakan sekurang-kurangnya empat dari lima bidang kegiatan di atas yang terdiri dari  kegiatan yang bersifat virtual atau daring dan kegiatan sosial atau berbasis keilmuan prodi yang sifatnya lapangan atau luring.

KKN-DR Plus dilaksanakan di bawah arahan dosen pembimbing, sehingga mahasiswa dapat mengembangkan berbagai program kerja terkait dengan bidang-bidang kegiatan di atas secara individual maupun kelompok (jika kegiatan mengharuskan dilaksanakan secara kelompok).

Contoh Laporan Kegiatan

  • Laporan Kegiatan Kepedulian Covid-19 atau recovery pasca wabah ( new normal ) [DOWNLOAD]
  • Laporan Kegiatan Relasi Agama dan Kesehatan  [DOWNLOAD]
  • Laporan Kegiatan Moderasi Beragama  [DOWNLOAD] 
  • Laporan Kegiatan Kegiatan sosial lainnya terutama yang terkait dengan keilmuan prodi mahasiswa [DOWNLOAD] 

Contoh Laporan Akhir

Sumber: Surat Edaran KKN Dari Rumah 2020 Ok

Posting Komentar untuk "Laporan Kuliah Kerja Nyata (KKN-DR PLUS); Maksud, Tujuan serta Contohnya."

SUBCRIBE VIA EMAIL