Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

[Makalah] Hakikat Bisnis Islam; Definisi, Keterkaitan serta Pentingnya Etika Bisnis dalam Aktifitas Bisnis

Hakikat Bisnis Islam

Pengertian Etika Bisnis

  1. Definisi Etika 

Etika berasal dari kata Yunani ethos, yang dalam bentuk jamaknya (ta etha), berarti adat istiadat atau kebiasaan.  Dalam pengertian ini, etika berkaitan dengan kebiasaan hidup yang baik, baik pada diri seseorang maupun pada suatu masyarakat atau kelompok masyarakat. Etika berkaitan dengan dengan kebiasaan hidup yang baik, baik pada diri sendiri seseorang maupun pada suatu masyarakat atau kelompok masyarakat yang diwariskan dari suatu orang ke orang yang lain atau dari satu generasi ke generasi yang lain.  Kebiasaan ini lalu terungkap dalam perilaku berpola yang terus berulang sebagai sebuah kebiasaan. 

Etika dapat didefinisikan sebagai seperangkat prinsip moral yang membedakan apa yang benar dari apa yang salah. Ini merupakan bidang normatif karena menentukan apa yang harus dilakukan atau tidak melakukan.  Dalam konteks keterkaitan definisi etika dengan aspek normatif Islam, Beekun memandang bahwa terminologi yang paling dekat dengan istilah etika adalah istilah akhlak. Kaitan definisi etika dengan term-term Al-Qur`an juga ditunjukkan dengan beberapa  kata yang  berkaitan  dengan  konsep  kebaikan,  seperti  kata khair (kebaikan), birr (kebenaran), qisth (kesamaan), ‘adl (keadilan), haqq (kebenaran dan hak),  ma’ruf (dikenal dan diketahui), taqwa (ketaqwaan).

2. Definisi Etika Bisnis

Etika bisnis adalah seperangkat nilai tentang baik, buruk, benar, dan salah dalam dunia bisnis berdasarkan pada prinsip moralitas. Dalam arti lain etika bisnis berarti seperangkat prinsip dan norma dimana para pelaku bisnis harus komit dalam bertransaksi, berperilaku dan berelasi agar tujuan bisnisnya selamat. Selain itu, etika bisnis juga dapat diartikan pemikiran tentang moralitas dalalam ekonomi dan bisnis yaitu tentang perbuatan baik, buruk, terpuji, tercela, benar, salah, wajar, pantas, tidak pantas dari perilaku seseorang dalam berbisnis atau bekerja.  Kohlbeng mengatakan bahwa prinsip-prinsip etika di dalam bisnis dapat dikelompokkan ke dalam tiga kelompok, yaitu sebagai berikut : Prinsip manfaat, Prinsip hak asasi, Prinsip keadilan.

Keterkaitan Etika Dengan Aktifitas Bisnis

Etika dan bisnis adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Bisnis adalah bagian aktifitas penting dalam masyarakat, bisnis adalah kegiatan antar manusia. Maka etika diperlukan sebagai pemberi arahan keputusan dan Tindakan. Bisnis yang sukses adalah bisnis yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral. Dalam bisnis tidak jarang berlaku konsep menghalalkan segala cara, bahkan Tindakan berbau kriminalpun ditempuh demi mencapai suatu tujuan, disinilah guna etika dalam berbisnis. 

Sebagai bagian dari masyarakat, tentu bisnis tunduk pada norma-norma yang ada pada masyarakat. Tata hubungan bisnis dan masyarakat yang tidak bisa dipisahkan itu membawa etika-etika tertentu dalam bisnisnya, baik etika itu antara sesama pelaku etika bisnis maupun terhadap masyarakat dalam hubungan langsung maupun tidak langsung.

Etika bisnis merupakan cara untuk melakukan kegiatan bisnis yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan dan juga masyarakat. Etika bisnis dalam perusahaan dapat membentuk nilai norma dan prilaku karyawan serta pimpinan dalam membangun hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan atau mitra kerja. Etika bisnis merupakan sesuatu yang berlaku secara universal, kapan saja dan siapa saja tanpa memandang jabatan, ras, dan agama. Etika bisnis dapat menjadi standar dan pedoman bagi seluruh karyawan termasuk manajemen dan menjadikannya sebagai pedoman untuk melaksanakan pekerjaan. 

Pentingnya Etika Dalam Aktifitas Bisnis.

Tujuan mempelajari etika adalah agar dapat tercipta hubungan harmonis, serasi, dan saling menguntungkan diantara kelompok manusia sebagai individua tau kelompok dan atau institusi. Karena acuan etika dalam kehidupan sendiri selalu mengacu kepada norma, moralitas social, peraturan undang-undang atau hukum yang berlaku. 

Etika bisnis adalah pengetahuan tentang tata cara ideal dalam pengaturan dan pengelolaan antara lain : norma dan moralitas yang berlaku secara universal dan berlaku secara ekonomi dan social. Pertimbangan yang diambil pelaku bisnis dalam mencapai tujuannya adalah dengan memperhatikan terhadap kepentingan dan fenomena social dan budaya masyarakat. 

Dalam suatu perusahaan, etika bisnis memiliki peranan yang sangat relatif penting, yaitu untuk membentuk suatu perusahaan yang kuat dan memiliki daya saing yang tinggi serta mempunyai kemampuan menciptakan nilai yang tinggi, diperlukan suatu landasan yang kokoh. Biasanya dimulai dari perencanaan yang strategis, organisasi yang baik, system prosedur yang transparan didukung oleh budaya perusahaan (corporate culture) yang andal serta etika perusahaan yang dilaksanakan secara konsisten dan konsekuen.

Pada prinsipnya suatu implementasi dari etika bisnis akan selalu menguntungkan perusahaan baik untuk jangka menengah maupun jangka Panjang, disebabkan sebagai berikut:

  1. Mampu mengurangi biaya akibat dicegahnya kemungkinan terjadi friksi, baik intern perusahaan maupun ekternal.
  2. Mampu meningkatkan motivasi pekerja.
  3. Melindungi prinsip kebebasan berdagang/berbisnis.
  4. Mampu meningkatkan keunggulan bersaing.

Jika terdapat Tindakan yang tidak etis yang dilakukan oleh perusahaan akan memancing Tindakan balasan dari konsumen dan masyarakat dan akan sangat kontra produktif, misalnya melalui Gerakan pemboikotan, larangan beredar, larangan beroperasi, dan lain sebagainya.

Hal ini dapat menurunkan nilai penjualan maupun nilai perusahaan. Sememntara perusahaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai etika bisnis, pada umumnya termasuk perusahaan yang memiliki peringkat kepuasan bekerja yang tinggi pula, terutama apabila perusahaan tidak mentolerir tidakana yang tidak etis, misalnya diskriminasi dalam system remunerasi atau jenjang karir. Karyawan yang berkualitas adalah asset berharga bagi perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan harus semaksimal mungkin mempertahankan karyawannya. Untuk memudahkan penerapan etika perusahaan dalam kegiatan sehari-hari, maka nilai-nilai yang terkandung dalam etika bisnis harus dituangkan kedalam management korporasi yakni dengan cara:

  1. Menuangkan etika bisnis dalam suatu kode etik (code of conduct)
  2. Memperkuat system pengawasan.
  3. Menyelenggarakan pelatihan (training) untuk karyawan secara terus menerus.
Makalah 

Posting Komentar untuk "[Makalah] Hakikat Bisnis Islam; Definisi, Keterkaitan serta Pentingnya Etika Bisnis dalam Aktifitas Bisnis"

SUBCRIBE VIA EMAIL