Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Bagaimana Cara Vtube Membayar VP Membernya? Serta Perizinan Bisnis Vtube

vtube

Pernahkan terbersit dibenak Vtuber jikalau Perusahaan bisa bangkrut karena tidak mampu membayar seluruh VP yang dihasilkan oleh Vtuber tiap harinya?

Coba sempatkan baca ini:

PT. Future View Tech sebagai pengelola Vtube tidak bisa bangkrut karena kehabisan dana untuk membayar VP seluruh member.

Mengapa?

Karena perusahaan hanya fasilitator, dia menyediakan sarana yaitu aplikasi Vtube sebagai pencetak View Point (VP) dan Exchange Counter untuk transaksi View Point.

Jika VP makin banyak maka putaran bisnis makin bagus karena semua pihak yang akan mendapatkan keuntungan dari situ, baik perusahaan, pemasang iklan dan user/member itu sendiri.

Bagaimana jika perusahaan nggak sanggup bayar VP user/member karena sudah kebanyakan VP?

Begini, Tatkala anda jual VP ke Perusahaan,  PT. Future View Tech menjamin pembayaran seluruh VP anda dalam 7 Hari Kerja. Bukankah transaksi VP perhari yg keluar dari akun anda terbatas 2000VP/Hari??? Selama 7 hari kerja tersebut perusahaan mendistribusikan VP Vtuber ke seluruh pengiklan (Perusahaan, Lembaga, Individual) dimana Perusahaan telah memiliki jalur jalur distribusinya yg telah dibangun dan akan terus bertambah database perusahaan.

Jadi .... jika VP di Market sudah melimpah maka kerjaan PT. FVT yaitu memasarkan VP ke perusahaan perusahaan pemilik produk/jasa untuk mau memasang iklan di aplikasi Vtube.

Karena memasang iklan itu bayarnya pakai VP

Semakin banyak perusahaan yang diajak kerjasama semakin besar pula kebutuhan terhadap VP, apalagi jika perusahaan asing sudah ngiklan di Vtube nggak bakalan cukup VP yang tersedia...

Saat ini kita masih berada di FASE awal alias masih pemanasan,  dimana VP dibutuhkan untuk pertumbuhan jaringan member Vtube, dimana banyak sekali member yang berlomba lomba membeli VP untuk berusaha mengaktifkan Paket Misi ⭐ yang lebih tinggi guna meningkatkan perolehan VP Hariannya hanya dengan menonton 10 iklan Ads saja perhari.

Untuk hal ini saja ketersediaan VP belum mencukupi, yang memiliki paket misi ⭐ 5 (5000VP) atau Misi ⭐ 6 (10000VP) masih sedikit.

Artinya produksi VP masih sangat kecil sementara user/member telah tembus 5juta.... makin ter edukasi Fast Track di seluruh User akan makin besar pula kebutuhan VP di Market,

Harap diingat bahwa yang memproduksi VP bukan perusahaan tetapi user/member melalui aplikasi Vtube oleh karena itu FASE awal yang masih tergolong pemanasan ini masih akan terus berlanjut sampai puluhan juta User/member bergabung di Vtube...

Yang kedua,

Jika produksi VP sudah melimpah, meluber luber misalnya, artinya user sudah berpuluh juta...

maka  PT. FVT tinggal membuka fase kedua yaitu e-commerce dimana VP sangat dibutuhkan  untuk belanja didompleng Shopping Voucher yang anda kumpulkan setiap hari sebagai penarik karena mendapat Barang/Jasa dari perusahaan2 yang terafiliasi dengan Vtube dengan harga yg lebih murah dari market ..

Anda mau beli elektronik pake vp, mau beli kendaraan pake vp, mau bayar ini itu pake vp, dll...

Jadi, berapapun vp yang tersedia tidak akan cukup untuk bayar ini itu karena secara otomatis vp telah menjadi mata uang digital di komunitas Vtuber dimana saat itu database sudah puluhan juta user...

Karena pada kenyataannya  keinginan seseorang untuk membeli sesuatu " larinya lebih kencang dari pada ketersediaan uangnya"..

Jika pun ada sebagian orang yang mampu mengendalikan kencangnya hasrat untuk berbelanja, maka pasti orang itu banyak tabungannya...

Demikian dengan vp, sebagian di belanjakan sebagian lagi ditabung... kenapa ditabung??? Makin banyak permintaan VP, nilai VP semakin meningkat tidak melulu 1dollar bukan???

Sampai disini maka user/member tidak perlu ragu untuk senantiasa merekrut orang2 baru, mengembangkan serta membina team juga edukasi team terus menerus, semakin banyak semakin bagus, begitu pula dengan ketersediaan vp semakin banyak semakin bagus...

​​Untuk vtuber Harus Tau Info Perizinan Bisnis Vtube!!

Perlu kita pahami bahwa :

  • OJK ada di bawah Kementrian Keuangan
  • BAPEBTI dibawah Kementrian Perdagangan
  • dan Vtube (serta social advertising company yg lain) ada di bawah Kementrian Komunikasi dan Informasi (KOMINFO)

Ada 3 Kementrian yg terkait :

  1. KEMENKEU
  2. KEMENDAG
  3. KOMINFO

Sayangnya masyarakat hanya mengenal OJK sebagai satu2nya pemberi izin (regulator), padahal ada ranah lain yg tidak bisa dimasuki OJK,  karena OJK ada di bawah Kemenkeu, sedangkan yg lain ada di bawah Kemendag dan Kominfo yang sejajar dgn Kemenkeu

Semoga kita sbg masyarakat awam mulai bisa belajar tentang regulasi di Indonesia, 🙏🙏🙏

Jika Anda bertemu dengan Oknum yang selalu Nyinyir dengan Vtube dan Mengaitkan dengan OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Kita berharap agar semua Vtuber pelajari kembali Marketing Plan Vtube.

Perusahaan ini adalah perusahan big data, artinya perusahaan pengelola data untuk perjualbelikan pada bisnis Digital Advertisment. Disamping membangun big data perusahaan juga membangun apa yg disebut Bank Digital Money.

Di sinilah kenapa ada transaksi Sell dan Buy VP antar member Vtube? 

Untuk bank digital money ini tercipta dr member itu sendiri tanpa ada 1 rupiah pun uang member mengalir atau setor ke perusahaan (Vtube). Semakin banyak datanya maka nilai jual jasa digital advertising perusahaan semakin mahal. 

Jika saat ini harga advertisment di harga 150VP (View Point) maka ke depan tidak menutup kemungkinan harga akan merangkak naik. why? Karna perusahaan pengiklan membutuhkan viewers (penonton). Jika situasi market tercipta demikian maka kebutuhan akan VP semakin tinggi oleh perusahaan2 pengiklan yang menggunakan jasa Vtube. Di saat big data dan bank digital uangnya sudah sudah tercipta sedemikian banyak  maka perusahaan akan masuk ke fase (platform) kedua yaitu fase E-commerce atau Online Mall.

Perusahaan akan menyiapkan semua item produk yang menjadi kebutuhan pasar/masyarakat. Pada situasi dan kondisi ini penggunaan VP akan semakin banyak pula dan konsekwensinya  penghasilan perusahaan tentunya semakin besar pula. Separuh hasil keuntungan (profit margin) perusahaan inilah yang akan digunakan oleh perusahaan untuk membeli VP di pasar.

Akan tetapi fakta saat ini masih sangat sedikit View Point (VP) yg dihasilkan oleh member Vtube. Dengan member saat ini yg sudah mencapai 7,8 juta jiwa saja produksi  VP yg dijual ke market masih sangat terbatas/minim.

Dengan demikian hukum pasar akan berlaku yakni Permintaan Barang Tinggi maka Harga Barang tersebut Naik. Prediksi 2 atau 3 bulan ke depan bukan orang mau menjual VP tetapi justru orang akan besar2an membeli VP karena didesak oleh kebutuhan pasar. Jumlah data semakin besar kebutuhan akan VP semakin besar pula dengan demikian harga VP akan semakin naik. Bisa dipastikan member Vtube akan mengambil posisi bertahan dengan cara  tidak menjual VP. Mereka akan menyimpan VP sebagai asset lequid karena productifity sangat minim sekali.

Satu contoh kecil saja untuk harga sebuah HP di E-commerce nanti  jika nilainya 100 VP atau 1000 VP. Berapa member yang  dibutuhkan untuk menghasilkan VP senilai tersebut dan berapa lama diperlukan waktu untuk produksi VP?

Ini baru contoh 1 product yang di jual dan tentunya product E-commercenya akan banyak sekali itemnya.

Nah berapa ribu atau ratusan ribu atau jutaan VP yang akan di butuhkan. Jadi mari kita melihat Vtube jangan hanya dr sisi digital advertising saja tetapi harus melihat planing secara komperhensive ke depan. Penggabungan dari pada Big Data + Digital Money + E-commerce adalah menjadi product unggulan dan strategis vtube

https://t.me/Vtubeinternational_com


Posting Komentar untuk "Bagaimana Cara Vtube Membayar VP Membernya? Serta Perizinan Bisnis Vtube"

SUBCRIBE VIA EMAIL