Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Tips Investasi Saham untuk Mahasiswa

mahasiswa

Banyak pertanyaan dari mahasiswa yang ingin memulai trading dan investasi saham. Kurang lebih seputar hal-hal berikut: 

"Saya masih mahasiswa. Kalau ingin trading, saham apa yang sebaiknya dibeli?"

"Saham apa yang cocok untuk mahasiswa?"

"Berapa modal awal beli saham untuk mahasiswa?"

"Kalau saya mahasiswa, saya harus belajar saham darimana dulu?" 

Nah, untuk anda yang masih mahasiswa dan ingin memulai trading / investasi saham, berikut tips-tips investasi saham untuk mahasiswa: 

1. Memulai dengan modal Rp1 juta 

Mahasiswa sebaiknya memulai trading dengan modal Rp1 juta, jangan terlalu besar. Hal ini karena anda masih belum bekerja (mungkin beberapa dari anda kerja sampingan, tapi tetap saja anda masih belum memiliki pekerjaan tetap), sehingga mulailah dengan modal kecil. 

Di satu sisi, mahasiswa perlu mengasah psikologis trading dan menghadapi realita di pasar saham. Oleh karena itu, gunakan modal Rp1 juta terlebih dahulu, agar anda lebih tenang, bisa mengatur psikologis dan trading tanpa menganggu aktivitas belajar anda. 

2. Mulai membeli saham yang likuid

Mahasiswa disarankan untuk memulai beli saham yang likuid, yang mudah dianalisa dengan analisis teknikal ataupun fundamental (jika tujuan anda investasi). 

Sebagai mahasiswa, membeli saham-saham yang bagus akan melatih analisa dan cara berpikir yang benar tentang saham, sehingga hal ini akan terus terbawa sampai anda lulus, sampai modal anda berkembang. 

Jadi kalau anda masih mahasiswa, jangan melakukan gambling di pasar saham. Belilah saham-saham yang bagus, yang mudah dianalisa pergerakannya.

Jika anda bingung memilih saham untuk mahasiswa, anda bisa prioritaskan untuk memilih saham-saham LQ45, karena saham-saham di indeks tersebut yang paling likuid dan umum (banyak diperdagangkan). 

3. Lebih sering memantau saham dan analisa market 

Mahasiswa tidak sesibuk pekerja kantoran, di mana pekerja kantoran juga lebih terpaku dengan aturan-aturan di tempat kerja. Sehingga anda yang masih mahasiswa dan memutuskan untuk mulai trading / investasi saham, sarannya kalau ada waktu luang, sering-seringlah memantau saham. 

Sering-seringlah menganalisa market, sering-sringlah membaca berita-berita saham. Kalau anda membiasakan hal ini sejak mahasiswa, anda akan menjadi trader / investor yang lebih mahir untuk memilih saham2 secara otodidak. 

4. Banyak pelajari dan perdalam analisa teknikal dan fundamental 

Mumpung anda masih mahasiswa, banyak-banyaklahlah pelajari dan perdalam analisis teknikal maupun fundamental. Semua basic dan cara memilih saham, harus didasari dengan dua analisa tersebut. Hal ini juga berlaku untuk semua trader pemula (bukan hanya mahasiswa). 

Kalau anda belum paham analisa teknikal dan fundamental, jangan pernah nekad untuk trading atau investasi saham, karena risikonya akan sangat besar.  

Kalau dulu 1 lot masih 500 lembar, dan banyak perusahaan blue chip yang belum melakukan stock split (seperti HMSP yang kala itu harganya masih sangat tinggi). Sekarang 1 lot = 100 lembar, dan sudah banyak emiten-emiten yang melakukan stock split. 

Sekarang juga sudah banyak media-media belajar saham (berbeda dengan dahulu).. Jadi tunggu apa lagi.. Kalau anda sudah punya niat untuk mulai trading dan investasi saham, segeralah action






Posting Komentar untuk "Tips Investasi Saham untuk Mahasiswa"

SUBCRIBE VIA EMAIL